Doa Iftitah: Bacaan Lengkap Arab, Latin, Terjemahan, dan Maknanya dalam Sholat

Posting Komentar

Doa iftitah


Doa Iftitah adalah doa pembuka dalam sholat yang dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surat Al-Fatihah. Doa ini merupakan sunnah muakkadah, yang sangat dianjurkan untuk dibaca karena mengandung pujian kepada Allah SWT dan permohonan ampunan. Dengan memahami makna dan membacanya dengan benar, kita dapat meningkatkan kualitas sholat kita.

Bacaan Doa Iftitah Lengkap

Berikut adalah bacaan Doa Iftitah lengkap beserta tulisan Arab, latin, dan terjemahannya:

Bacaan Arab:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ. اَللَّهُمَّ اهْدِنِيْ ِلأَحْسَنِ اْلأَخْلاَقِ لاَ يَهْدِيْ ِلأَحْسَنِهَا إِلاَّ أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّيْ سَيِّئَهَا لاَ يَصْرِفُ عَنِّيْ سَيِّئَهَا إِلاَّ أَنْتَ.

Bacaan Latin:

Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa. Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin. Allaahummahdinii li ahsanil akhlaaqi laa yahdii li ahsaniha illa anta wash shrif ‘annii sayyi-ahaa laa yashrifu ‘annii sayyi-ahaa illa anta.

Terjemahan:

“Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Kuhadapkan wajahku kepada Dzat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepasrahan diri dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan dengan demikianlah aku diperintahkan dan aku termasuk golongan orang-orang muslim. Ya Allah, tunjukilah aku kepada akhlak yang paling baik, tidak ada yang dapat menunjukkannya kecuali Engkau, dan jauhkanlah aku dari akhlak yang buruk, tidak ada yang dapat menjauhkannya dariku kecuali Engkau.”

Hukum Membaca Doa Iftitah

Membaca Doa Iftitah hukumnya adalah sunnah muakkadah, yang berarti sangat dianjurkan. Meskipun tidak wajib, namun sangat dianjurkan untuk membacanya karena mengandung keutamaan yang besar. Membaca doa ini dapat meningkatkan kekhusyukan sholat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kapan Doa Iftitah Dibaca?

Doa Iftitah dibaca setelah takbiratul ihram (mengangkat kedua tangan dan mengucapkan Allahu Akbar) pada rakaat pertama sholat, sebelum membaca surat Al-Fatihah. Doa ini hanya dibaca sekali dalam setiap sholat, kecuali jika lupa membacanya dan sudah membaca Al-Fatihah.

Keutamaan Membaca Doa Iftitah

Membaca Doa Iftitah memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:

  • Membuka Sholat dengan Pujian: Doa Iftitah memulai sholat dengan memuji dan mengagungkan Allah SWT.
  • Ungkapan Ketundukan: Mengandung pengakuan akan kebesaran Allah SWT dan ketundukan hamba kepada-Nya.
  • Permohonan Petunjuk: Mengandung permohonan agar selalu diberi petunjuk ke arah kebaikan.

Variasi Doa Iftitah

Terdapat beberapa variasi doa iftitah yang dapat dibaca. Pilihan doa ini tergantung pada pilihan pribadi masing-masing. Namun, semua variasi doa iftitah pada dasarnya memiliki makna yang sama, yaitu memuji Allah SWT dan memohon ampunan.

Kesimpulan

Doa Iftitah adalah bagian penting dari sholat yang sebaiknya tidak ditinggalkan. Dengan memahami makna dan membacanya dengan khusyuk, kita dapat meningkatkan kualitas sholat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mari kita biasakan membaca doa iftitah dalam setiap sholat kita.

Related Posts

Posting Komentar

CATATAN ATLM

Lets here my story